Berita
Gaji & Tunjangan PNS Naik Lagi
Sabtu, 18 Agustus 2012 11:23 WIB | Dibaca 928 kali
JAKARTA-Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri bakal mendapat kenaikan gaji lagi pada tahun depan. Rencana kenaikan gaji bagi PNS dan TNI/Polri itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyampaikan nota keuangan 2013 di depan sidang bersama DPR dan DPD di gedung DPR RI, Kamis (16/8) malam.
Menurut SBY, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan telah ditetapkan sebagai prioritas nasional. Sebagai bagian dari kelanjutan reformasi birokrasi, lanjutnya, pemerintah berkomitmen pada tahun 2013 mendatang untuk memberikan perhatian pada perbaikan kesejahteraan aparatur negara baik PNS maupun TNI dan Polri, serta para pensiunan.   "Karena itu, Pemerintah akan meneruskan kebijakan pemberian gaji dan pensiun bulan ke-13, yang akan kita bayarkan pada tahun ajaran baru," ucap SBY.
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah telah merencanakan penyesuaian gaji pokok dan pensiun pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta anggota TNI dan Polri "Sebesar rata-rata tujuh persen, mengacu pada tingkat inflasi," katanya.
Tak hanya itu, kalangan hakim juga akan mendapat kenaikan gaji hakim. "Agar sepadan dengan tugas dan tanggung jawabnya," katanya. Dengan pokok-pokok kebijakan itu, alokasi anggaran belanja pegawai dalam RAPBN 2013 direncanakan sebesar Rp241,1 triliun. Jumlah ini meningkat Rp28,9 triliun atau 13,6 persen dari pagu belanja pegawai dalam APBN-P 2012. "Dalam rangka menuntaskan pelaksanaan program Reformasi Birokrasi pada Kementerian Negara/Lembaga, peningkatan alokasi belanja pegawai itu juga kita rencanakan untuk anggaran remunerasi," kata SBY.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar menegaskan kenaikan gaji PNS sebesar 7 persen akan diikuti dengan kenaikan tunjangan PNS. Kenaikan itu tetap dilakukan, meski anggaran pensiun semakin lama semakin membebani anggaran pemerintah. "Pensiun itu berdasarkan gaji pokok, kalau naik iya ikut naik dong," kata Azwar.
Azwar mengatakan, kenaikan itu secara otomatis akan menambah anggaran pensiun yang dialokasikan pemerintah. Pada tahun ini pemerintah mengalokasikan Rp60 triliun untuk membayar tunjangan pensiun PNS, TNI, Polri dan pegawai BUMN. "Jadi misalnya tahun ini Rp60 triliun, ya naik 7 persen berarti berapa? Jadi sekitar Rp64 triliunkan gitu," kata menteri yang juga politisi Partai Amanat Nasional ini.
Mengenai kenaikan gaji PNS, Azwar menjelaskan, kenaikan itu tidak disamaratakan pada seluruh PNS. Angka itu merupakan kenaikan rata-rata. Nantinya, kenaikan sebesar 7 persen akan diprioritaskan pada PNS yang gajinya kecil. "Yang kecil mungikn naik 7 persen, yang besar kemungkinan 6 persen," kata mantan anggota DPR ini.
Jika disepakati DPR, kata azwar, peraturan resmi dari pemerintah soal kenaikan itu akan dibuat. Nantinya, setelah disahkan maka akan langsung bisa diimplementasikan pada awal tahun depan.(afz/ara/jpnn)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Sriwijaya Air Siapkan 191 Ribu Kursi Tambahan
Sriwijaya Air Siapkan 191 Ribu Kursi Tambahan
JAKARTA - Sriwijaya Air menyiapkan penerbangan ekstra (extra flight) ke berbagai tujuan di Indonesia. Untuk mengatisipasi arus mudik Lebaran, Sriwijaya Air
Kejutan Warnai Starting Eleven Spanyol
Kejutan Warnai Starting Eleven Spanyol
TOULOUSE - Tongkat estafet kiper timnas Spanyol akhirnya berpindah. Meski didera masalah dugaan melakoni pesta seks dengan anak di bawah umur, David De Gea didaulat berada di bawah mistar La Furia Roja, di partai perdana mereka di Grup D Euro 2016.
Dewan Ingatkan Jangan Ada Pungli Siswa Baru
Dewan Ingatkan Jangan Ada Pungli Siswa Baru
KOBA - Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Erlansyah Roskar mengingatkan pihak sekolah jangan melakukan praktik pungli dalam penerimaan siswa baru (PSB).
Mitra Radar