Berita
Gaji & Tunjangan PNS Naik Lagi
Sabtu, 18 Agustus 2012 11:23 WIB | Dibaca 534 kali
JAKARTA-Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri bakal mendapat kenaikan gaji lagi pada tahun depan. Rencana kenaikan gaji bagi PNS dan TNI/Polri itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyampaikan nota keuangan 2013 di depan sidang bersama DPR dan DPD di gedung DPR RI, Kamis (16/8) malam.
Menurut SBY, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan telah ditetapkan sebagai prioritas nasional. Sebagai bagian dari kelanjutan reformasi birokrasi, lanjutnya, pemerintah berkomitmen pada tahun 2013 mendatang untuk memberikan perhatian pada perbaikan kesejahteraan aparatur negara baik PNS maupun TNI dan Polri, serta para pensiunan.   "Karena itu, Pemerintah akan meneruskan kebijakan pemberian gaji dan pensiun bulan ke-13, yang akan kita bayarkan pada tahun ajaran baru," ucap SBY.
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah telah merencanakan penyesuaian gaji pokok dan pensiun pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta anggota TNI dan Polri "Sebesar rata-rata tujuh persen, mengacu pada tingkat inflasi," katanya.
Tak hanya itu, kalangan hakim juga akan mendapat kenaikan gaji hakim. "Agar sepadan dengan tugas dan tanggung jawabnya," katanya. Dengan pokok-pokok kebijakan itu, alokasi anggaran belanja pegawai dalam RAPBN 2013 direncanakan sebesar Rp241,1 triliun. Jumlah ini meningkat Rp28,9 triliun atau 13,6 persen dari pagu belanja pegawai dalam APBN-P 2012. "Dalam rangka menuntaskan pelaksanaan program Reformasi Birokrasi pada Kementerian Negara/Lembaga, peningkatan alokasi belanja pegawai itu juga kita rencanakan untuk anggaran remunerasi," kata SBY.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar menegaskan kenaikan gaji PNS sebesar 7 persen akan diikuti dengan kenaikan tunjangan PNS. Kenaikan itu tetap dilakukan, meski anggaran pensiun semakin lama semakin membebani anggaran pemerintah. "Pensiun itu berdasarkan gaji pokok, kalau naik iya ikut naik dong," kata Azwar.
Azwar mengatakan, kenaikan itu secara otomatis akan menambah anggaran pensiun yang dialokasikan pemerintah. Pada tahun ini pemerintah mengalokasikan Rp60 triliun untuk membayar tunjangan pensiun PNS, TNI, Polri dan pegawai BUMN. "Jadi misalnya tahun ini Rp60 triliun, ya naik 7 persen berarti berapa? Jadi sekitar Rp64 triliunkan gitu," kata menteri yang juga politisi Partai Amanat Nasional ini.
Mengenai kenaikan gaji PNS, Azwar menjelaskan, kenaikan itu tidak disamaratakan pada seluruh PNS. Angka itu merupakan kenaikan rata-rata. Nantinya, kenaikan sebesar 7 persen akan diprioritaskan pada PNS yang gajinya kecil. "Yang kecil mungikn naik 7 persen, yang besar kemungkinan 6 persen," kata mantan anggota DPR ini.
Jika disepakati DPR, kata azwar, peraturan resmi dari pemerintah soal kenaikan itu akan dibuat. Nantinya, setelah disahkan maka akan langsung bisa diimplementasikan pada awal tahun depan.(afz/ara/jpnn)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Sarapan Serba Rp 15 Ribu di Bumi Asih
Sarapan Serba Rp 15 Ribu di Bumi Asih
PANGKALPINANG - Hotel Bumi Asih Pangkalpinang menghadirkan program terbaru berupa sarapan pagi serba Rp 15 ribu. Promo ini sudah berlaku sejak tanggal 17 Desember kemarin. General Manager Hotel Bumi Asih Johansent mengatakan, menu sarapan pagi yang disediakan
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
MARRAKESH - Real Madrid berhasil melaju ke babak final Piala Dunia Antarklub 2014. Tiket itu diraih setelah Madrid sukses menekuk Cruz Azul dengan skor 4-0 (2-0) di Stade de Marrakech, Rabu (17/12) dini hari WIB.
Mensos Ingin Waspada Bencana Diajarkan di Sekolah
Mensos Ingin Waspada Bencana Diajarkan di Sekolah
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menilai, sebagai negara yang rawan terhadap bencana alam, Indonesia membutuhkan mitigasi dan antisipasi guna menghadapinya.
Mitra Radar