Berita
Gaji & Tunjangan PNS Naik Lagi
Sabtu, 18 Agustus 2012 11:23 WIB | Dibaca 607 kali
JAKARTA-Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri bakal mendapat kenaikan gaji lagi pada tahun depan. Rencana kenaikan gaji bagi PNS dan TNI/Polri itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyampaikan nota keuangan 2013 di depan sidang bersama DPR dan DPD di gedung DPR RI, Kamis (16/8) malam.
Menurut SBY, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan telah ditetapkan sebagai prioritas nasional. Sebagai bagian dari kelanjutan reformasi birokrasi, lanjutnya, pemerintah berkomitmen pada tahun 2013 mendatang untuk memberikan perhatian pada perbaikan kesejahteraan aparatur negara baik PNS maupun TNI dan Polri, serta para pensiunan.   "Karena itu, Pemerintah akan meneruskan kebijakan pemberian gaji dan pensiun bulan ke-13, yang akan kita bayarkan pada tahun ajaran baru," ucap SBY.
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah telah merencanakan penyesuaian gaji pokok dan pensiun pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta anggota TNI dan Polri "Sebesar rata-rata tujuh persen, mengacu pada tingkat inflasi," katanya.
Tak hanya itu, kalangan hakim juga akan mendapat kenaikan gaji hakim. "Agar sepadan dengan tugas dan tanggung jawabnya," katanya. Dengan pokok-pokok kebijakan itu, alokasi anggaran belanja pegawai dalam RAPBN 2013 direncanakan sebesar Rp241,1 triliun. Jumlah ini meningkat Rp28,9 triliun atau 13,6 persen dari pagu belanja pegawai dalam APBN-P 2012. "Dalam rangka menuntaskan pelaksanaan program Reformasi Birokrasi pada Kementerian Negara/Lembaga, peningkatan alokasi belanja pegawai itu juga kita rencanakan untuk anggaran remunerasi," kata SBY.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar menegaskan kenaikan gaji PNS sebesar 7 persen akan diikuti dengan kenaikan tunjangan PNS. Kenaikan itu tetap dilakukan, meski anggaran pensiun semakin lama semakin membebani anggaran pemerintah. "Pensiun itu berdasarkan gaji pokok, kalau naik iya ikut naik dong," kata Azwar.
Azwar mengatakan, kenaikan itu secara otomatis akan menambah anggaran pensiun yang dialokasikan pemerintah. Pada tahun ini pemerintah mengalokasikan Rp60 triliun untuk membayar tunjangan pensiun PNS, TNI, Polri dan pegawai BUMN. "Jadi misalnya tahun ini Rp60 triliun, ya naik 7 persen berarti berapa? Jadi sekitar Rp64 triliunkan gitu," kata menteri yang juga politisi Partai Amanat Nasional ini.
Mengenai kenaikan gaji PNS, Azwar menjelaskan, kenaikan itu tidak disamaratakan pada seluruh PNS. Angka itu merupakan kenaikan rata-rata. Nantinya, kenaikan sebesar 7 persen akan diprioritaskan pada PNS yang gajinya kecil. "Yang kecil mungikn naik 7 persen, yang besar kemungkinan 6 persen," kata mantan anggota DPR ini.
Jika disepakati DPR, kata azwar, peraturan resmi dari pemerintah soal kenaikan itu akan dibuat. Nantinya, setelah disahkan maka akan langsung bisa diimplementasikan pada awal tahun depan.(afz/ara/jpnn)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
KOP DPRD BATENG, 7 Raperda Bateng Disetujui Menjadi Perda
KOP DPRD BATENG, 7 Raperda Bateng Disetujui Menjadi Perda
KOBA - Dalam gelaran sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD Bangka Tengah (Bateng) Selasa (31/3) pagi kemarin, akhirnya kelima fraksi DPRD Bateng menyetujui ketujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bateng.
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
Penerapan Kedisiplinan SMAN 2 Pangkalpinang, Bolos Hari Ini, Besok Orang Tua Dipanggil
Penerapan Kedisiplinan SMAN 2 Pangkalpinang, Bolos Hari Ini, Besok Orang Tua Dipanggil
PANGKALPINANG - Beberapa program diterapkan oleh SMAN 2 Pangkalpinang dalam meningkatkan kedisiplinan para peserta didik. Terlebih meminimalisir kebiasaan bolos para siswa yang kerab membuat gerah pihak sekolah, hingga menerapkan pemanggilan orang tua siswa yang dinilai efektif menanggulangi kebiasaan bolos tersebut.
Mitra Radar