Motor Dinas Dilelang Rp 200 Ribu, Mobil Seharga Rp 1,2 Juta


Motor Dinas Dilelang Rp 200 Ribu, Mobil Seharga Rp 1,2 Juta

    MANGGAR - Sebanyak 47 unit kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan dilelang Rabu, (17/5) besok. Namun, sejak Senin (8/5) Badan Keuangan Daerah (Bakuda) sudah resmi membuka pendaftaran bagi peserta lelang.  

          Dari 47 unit kendaraan yang akan dilelang, 15 unit diantaranya merupakan mobil dinas. Sedangkan 32 lainnya merupakan motor dinas. Harga per unit kendaraan yang ditawarkan pun bervariasi. Termurah untuk motor yakni Rp 200.000, hingga yang termahal Rp 2.600.000. Untuk mobil, nilai limit penawaran per unit dimulai dari Rp 1.200.000 hingga Rp 89.600.000.

    Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Penatausahaan Bakuda, Billy Konnolly menyatakan sebenarnya lelang akan diadakan akhir Maret lalu namun terpaksa ditunda hingga awal Mei 2017. Hal itu dikarenakan pejabat lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) belum mempunyai waktu. “Jadwal mereka padat. Terpaksa kita tunda hingga Mei, namun waktu pelaksanaan sudah sesuai target sebelum masuk Ramadhan,” ujar Billy.

    Billy mengatakan tahun ini nilai limit kendaraan lebih tinggi dari tahun lalu. Jika di tahun lalu ada yang seharga Rp 50 ribu, maka tahun ini paling murah hanya Rp 200 ribu. “Yang dua ratus ribuan khusus untuk motor-motor dari tahun 93-an hingga 96-an.  Semuanya body motor masih utuh hanya beberapa ada yang sudah tidak bisa jalan,” kata Billy.

    Billy mengungkapkan jika sebelumnya akan ada belasan mobil dinas yang akan ikut dilelang. Namun saat hendak akan dieksekusi beberapa OPD kemudian menarik kembali mobil-mobilnya. “Sekitar 13 unit yang dak bisa dieksekusi, Daihatsu Xenia itu mulanya enam tinggal satu, Mitsubishi ada 6 juga tinggal satu yang akan dilelang. Banyak yang tiba-tiba tarik mobilnya sehingga dak jadi dieksekusi,” ungkapnya.

    Meskipun begitu Ia optimis peserta lelang akan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Bakuda Beltim sebelumnya menargetkan penerimaan kas negara untuk hasi lelang kendaraan dinas minimal akan mencapai Rp 251 juta.  “Jumlah itu, minimal nilai limit total penjualan 47 unit kendaraan. Bisa jauh lebih tinggi, karena untuk motor kadang harganya bisa dua kali lipat,” tukasnya.

    Lelang kendaraan dinas terbuka untuk siapa pun juga. Bagi yang berminat diminta untuk melihat langsung kendaraan yang disukai ke Gedung Aset Daerah Belakang Kantor Samsat Komplek Perkantoran Pemerintah Terpadu. “Kita buka setiap hari jam kerja. Jangan lupa bawa mekanik untuk menaksir kendaraan. Juga siapkan uang jaminannya,” ucapnya.

    Pantauan Diskominfo Beltim di Gedung Aset Senin, (8/5), beberapa orang calon peserta lelang tampak sudah ada yang melihat-lihat kondisi kendaraan dinas. Meski mengatakan hanya sekedar melihat-lihat, namun sebagian menyatakan akan mencoba ikut lelang.(be)





Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Peringati Hari Juang Kartika dan Sambut Penilaian Adupura, TNI AD Bersama Warga Adakan Gotong Royong
Peringati Hari Juang Kartika dan Sambut Penilaian Adupura, TNI AD Bersama Warga Adakan Gotong Royong
Sabtu, 25 November 2017 14:53 WIB
BELTIM- Dalam rangka memperingati hari Juang Kartika dan menghadapi penilaian piala Adipura, TNI AD bersama masyarakat dan pelajar mengelar bhakti
Kapal Isap Sita Energi Gubernur
Kapal Isap Sita Energi Gubernur
Jum'at, 24 November 2017 13:27 WIB
KELAPAKAMPIT - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan mengatakan bahwa akhir-akhir ini dinamika di Media Sosial (Medsos) tentang
Konektivitas Antar Daerah Gubernur Akan Buka Kantor di Pulau Belitung
Konektivitas Antar Daerah Gubernur Akan Buka Kantor di Pulau Belitung
Jum'at, 24 November 2017 10:00 WIB
GUNA menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, Gubenur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr H Erzaldi Rosman Djohan akan membuka kantor
Pansus KIP KM Kamilah Terbentuk, Segera Bekerja Sesuai Tuntutan Nelayan
Pansus KIP KM Kamilah Terbentuk, Segera Bekerja Sesuai Tuntutan Nelayan
Rabu, 15 November 2017 10:02 WIB
MANGGAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Kapal Isap Produksi (KIP) KM Kamilah. Anggota DPRD