Belitung Nihil WNA Ilegal


Belitung Nihil WNA Ilegal

TANJUNGPANDAN-Untuk mencegah masuknya pekerja asing, Warga Negara Asing (WNA) ilegal ke Belitung, Kantor Imigrasi Tanjungpandan dan Polres Belitung akan melakukan razia, dalam waktu dekat ini.

    Kepala Kantor Pengawasan Orang Asing Kantor Imigrasi Tanjungpandan Ferizal mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan orang asing mulai dari Bandara HAS Hanandjoeddin, hingga ke Hotel.

    Namun, untuk saat ini masih belum ada indikasi itu. Mayoritas WNA berbagai negara mengunjungi Pulau Belitung rata-rata wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pantai Negeri Laskar Pelangi dan Pulau-pulau kecil.

    "Belitung masih aman dari WNA illegal. Meski begitu kita tetap terus melakukan pantauan, jika ada WNA illegal bekerja di Belitung, kita langsung tindak tegas," kata Syahrizal kepada Belitong Ekspres, Selasa (10/1) kemarin.

    Saat ini seluruh seluruh pekerja asing di Belitung mencapai 125 orang. Hampir mayoritas pekerja asing ini berwarganegaraan Cina. Mereka, tinggal di Kawasan Pegantungan, dan bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suge.

    "Sebelumnya, kita sudah melakukan pemeriksaan terdapat para WNA-WNA tersebut. Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan, tidak tidak ditemukan masalah seperti Paspor Visa dan ITAS (Izin Tinggal Sementara),"  ujar Ferizal.

    Sementara itu, Kapolres Belitung AKBP Sunandar mengatakan, dalam hal ini pihaknya akan bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Tanjungpandan. Khususnya tentang pengawasan orang asing. Itu dilakukan agar kejadian seperti sebelumnya yakni WNA yang melakukan pencurian tak terulang lagi.

    Sebelumnya, terjadi kasus pencurian di salah satu Supermarket Kawasan Air Rayak. Bilal Warga Negara Asing (WNA) asal Tunisia yang diamankan Polres Belitung, Senin (21/3) tahun 2016 lalu. Dia diamankan bersama istrinya usai mencuri sembako di Supermarket tersebut.

    Berdasarkan sejumlah keterangan dihimpun Belitong Ekspres, WNA illegal di Belitung memiliki Track Record (rekam) buruk. Mereka tidak hanya mencuri, namun juga kerap melakukan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap kaum wanita.

    "Ke depan kita akan koordinasi dengan Kantor Imigrasi Tanjungpandan, agar peristiwa seperti tahun-tahun sebelumnya tak terulang kembali," kata AKBP Sunandar. (kin)





Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Hakim Tolak Gugatan Edy Sofyan, Penasehat Hukum : Kita akan Banding
Hakim Tolak Gugatan Edy Sofyan, Penasehat Hukum : Kita akan Banding
Senin, 16 Januari 2017 11:11 WIB
TANJUNGPANDAN-Pengusaha Edy Sofyan merasa tak puas dengan keputusan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan, yang menolak gugatannya atas sengketa lahan di Tanjung
Penderita AIDS Tahun 2016 Menurun
Penderita AIDS Tahun 2016 Menurun
Senin, 16 Januari 2017 11:06 WIB
TANJUNGPANDAN-Jumlah penderita AIDS di Kabupaten Belitung tahun 2016 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Data yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes)
DPRD Sorot Persoalan Sampah
DPRD Sorot Persoalan Sampah
Senin, 16 Januari 2017 11:03 WIB
TANJUNGPANDAN-Persoalan sampah nampak tak pernah tuntas, diibaratkan seperti kaset lama yang selalu diputar terus menerus. Padahal kebersihan merupakan cermin kehidupan,
Brimob dan Gabapel Bedah Rumah Kik Awang
Brimob dan Gabapel Bedah Rumah Kik Awang
Senin, 16 Januari 2017 11:00 WIB
TANJUNGPANDAN-Bentuk kepedulian kepada sesame ditunjukkan Jajaran Detasemen B Brimob Polda Bangka Belitung, yang bertugas di Belitung. Bersama Gabungan Pecinta