Kejari Belum Dalami Dugaan Penjualan Aset Pemda


Kejari Belum Dalami Dugaan Penjualan Aset Pemda

TANJUNGPANDAN-Kejaksaan Negeri Belitung masih belum mendalami kasus dugaan penjualan aset Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Belitung, di Tanjung Kelayang oleh PT Aero Wisata (PT BIP).

    Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung Nova Elida Saragih, pihaknya sudah menerima laporan adanya indikasi itu. Namun, hingga saat ini kejaksaan masih belum menentukan sikap. "Kita kaji dulu kasus ini sebelum dilakukan penyelidikan," ujar Nova Elida Saragih, kepada Belitong Ekspres, Selasa (10/1) kemarin. 

    Menurutnya, kejaksaan masih melihat perkembangan kasus ini, khususnya di media.
Kajari membenarkan, sebelumnya pihak Edy Sofyan melalui penasehat hukumnya melaporkan adanya dugaan penjualan aset itu ke Kejaksaan Negeri Belitung. Bahkan, wanita ini langsung yang menerima adanya laporan itu.

    Sementara itu, Fredy Simanungkalit mengaku sudah menyerahkan dokumen dugaan penjualan aset Pemda ini ke Kejaksaan Negeri Belitung. Menurut Freddy kasus penjualan tanah milik Pemda Belitung kepada PT BIP secara syah.

    "Bahkan disinyalir telah terjadi penyalahgunaan wewenang dan melanggar aturan. sehingga tidak tertutup kemungkinan telah terjadi tindak pidana korupsi, maka dari itu kita laporkan ke kejaksaan," katanya.

    Laporan yang diajukan pihak Edy Sofyan ke Kejaksaan Negeri Belitung, membuat kaget Pengacara PT BIP Aldila Warganda. Kata wanita asal Cantik Jakarta ini, dia baru mengetahui adanya laporan tersebut.

Bahkan, wanita yang akrab disapa Dila ini mempersilahkan pihak Edi Sofyan untuk melaporkan hal tersebut. "Itu hak dia untuk melapor, kita siap menghadapai itu," kata Dila, kepada Belitong Ekspres, kemarin.

    Tidak hanya itu, Dila juga mengaku siap jika PT BIP dilidik oleh kejaksaan. Menurutnya PT BIP tidak bersalah. Apalagi saat penjualan aset itu sesuai dokemen asli negara. "Jadi jual beli aset ini sudah sah," tegas Dila.

    "Kami siap menunjukan bukti-bukti tersebut. Khususnya dokumen-dokumen pembelian aset itu. Kita beli aset ini bukan perorang maupun individu, melainkan milik negara yang tercatan dalam pembukuan negara,"imbuhnya. (kin)





Berikan Komentar

Belitong Lainnya
BI Berharap  Inflasi Menurun, Kesejahteraan Nelayan Meningkat
BI Berharap Inflasi Menurun, Kesejahteraan Nelayan Meningkat
Jum'at, 23 Februari 2018 09:34 WIB
BELITUNG- Kepedulian Bank Indonesia terhadap kesejahteraan Nelayan sekaligus menekan Inflasi khususnya di Belitung semakin nyata dilakukan. Ini terlihat dari pergelaran
Jasa Raharja Santuni 2 Korban Laka di Beltim Masing-Masing Santunan Sebesar Rp 50 Juta
Jasa Raharja Santuni 2 Korban Laka di Beltim Masing-Masing Santunan Sebesar Rp 50 Juta
Selasa, 13 Februari 2018 14:47 WIB
PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membayarkan santunan kepada dua korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas
 ISPB Peduli Anak Korban Laka Lantas
ISPB Peduli Anak Korban Laka Lantas
Selasa, 13 Februari 2018 14:45 WIB
TANJUNGPANDAN - Kepedulian terhadap korban kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) ditunjukkan Ikatan Sopir Pariwisata Belitung (ISPB).
Deklarasi Sukseskan Pilkada 201, TNI/Polri Gandeng Jurnalis
Deklarasi Sukseskan Pilkada 201, TNI/Polri Gandeng Jurnalis
Selasa, 13 Februari 2018 14:42 WIB
TANJUNGPANDAN - Polres Belitung, Kodim 0414 Belitung, Jurnalis Belitung mendeklarasikan dukungan untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2018 di Negeri Laskar Pelangi.