Berkas Kades Air Seruk Dilimpahkan ke Pengadilan


Berkas Kades Air Seruk Dilimpahkan ke Pengadilan

TANJUNGPANDAN- Siang ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung akan mengirim berkas Kepala Desa Air Seruk non aktif Sukardi, terdakwa kasus retribusi, atau dana pengelolahan pertambangan desa, ke Pengadilan Tipikor Pangkalpinang, Rabu (11/1) hari ini.

    "Semua berkas mulai pemeriksaan saksi dan barang bukti sudah kita lengkapi, besok (hari ini,red) terdakwa kita kirim ke PangkalPinang," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Nova Elida Saragih, kepada Belitong Ekspres, Selasa (10/1) kemarin.

    Selain menyerahkan berkas, Kejari Belitung juga akan mengirim terdakwa ke Pangkalpinang. Bahkan, kata Nova pihaknya sudah menunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menangani kasus tersebut saat persidangan.

    Menurut Nova, saat ini terdakwa (Sukardi,red) masih dalam kondisi sehat. Setelah datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Belitung (14/12) tahun lalu, kejari langsung mengamankan terdakwa dan menitipkannya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cerucuk.

Dalam kasus ini, Kejari menjerat terdakwa dengan Pasal 12 E Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001, Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Selain itu pihak kejaksaan juga menjerat tersangka dengan Pasal 2 dan 3 Undang-yndang Nomor 20 Tahun 2001, tentang pemberantasan Tipikor.

    "Pelaku (Sukardi,red) diancam dengan hukuman minimal empat tahun penjara. Selain itu, denda paling sedikit Rp 200 juta,"pungkasnya.

    Seperti diberitakan Belitong Ekspres Selasa (29/11) kemarin, setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan, Kejaksaan Negeri Belitung resmi menetapkan Kepala Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk Sukardi (53) sebagai tersangka, dugaan kasus korupsi, yakni pertanggung jawaban dana retribusi, atau dana pengelolahan pertambangan Desa Air Seruk.

    Dalam kasus ini, dia menarik retribusi sejumlah uang kepada dua perusahaan pasir di Belitung, yakni CV HRB dan CV Biliton Jaya dengan nominal Rp 10 ribu permeter kubi pasir. Total dari punggutan itu mencapai Rp 1 miliar.

    Sukardi ditetapkan Kejaksaan Negeri Belitung, sebagai tersangka Senin (21/11) lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, peristiwa ini awalnya mencuat pada tahun 2015 lalu. (kin)





Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Persediaan Daya Listrik Berlimpah
Persediaan Daya Listrik Berlimpah
Senin, 20 Februari 2017 23:21 WIB
TANJUNGPANDAN-PT PLN Persero tak main-main menyediakan kebutuhan energi listrik di Pulau Belitong. Semua itu bisa di lihat dari ketersediaan daya
Sidang Terdakwa Iwan, Seret 11 Saksi
Sidang Terdakwa Iwan, Seret 11 Saksi
Senin, 20 Februari 2017 22:57 WIB
TANJUNGPANDAN-Sebanyak 11 orang saksi diperiksa dalam sidang terdakwa kasus penyalagunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar Iwan, Senin (20/2)
Jalan Cendil Sungai Padang Masuk Kawasan Hutan
Jalan Cendil Sungai Padang Masuk Kawasan Hutan
Senin, 20 Februari 2017 22:55 WIB
MANGGAR-Parahnya kerusakan ruas jalan Desa Sungai Padang dan Desa Cendil diangkat masyarakat ke grub media sosial dan mendapat tanggapan beragam.
Yusron-Yusroni Unggul di Belitung
Yusron-Yusroni Unggul di Belitung
Senin, 20 Februari 2017 21:42 WIB
TANJUNGPANDAN-Pasangan Cagub-cawagub Nomor Urut 1, Yusron Ihza-Yusroni Yazid benar-benar memiliki taji di Belitung. Buktinya, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi