Muhammadiyah Miliki Peran Besar Majukan Pariwisata Belitong


Muhammadiyah Miliki Peran Besar Majukan Pariwisata Belitong

    MANGGAR-Peran Organisasi Muhammadiyah sangat besar bagi kemajuan Pariwisata Belitung, khususnya di Belitung Timur (Beltim). Selain itu, organisasi masyarakat Islam, Muhammadiyah, di Beltim, khususnya Kecamatan Gantung, juga memiliki sejarah penting bagi Bangka Belitung.

    Muhammadiyah di Kecamatan Gantung merupakan Muhammdiyah pertama di Bangka Belitung. Lantas, sejarahnya itupun memiliki kaitan dengan boomingnya film Laskar Pelangi yang diangkat dari novel karya putra daerah Gantung, Andrea Hirata.

    Novel dan film yang mengangkat cerita bagaimana kehidupan dan semangat pendidikan 10 anak Laskar Pelang, mampu mendongkrak kemajuan pariwisata Belitung. Kala itu, berkat kegigihan anak-anak yang sekolah di SD Muhammdiyah, mereka mampu bersaing dengan sekolah favorit PT Timah.

    Wakil Bupati Beltim Burhanudin tak menampik hal tersebut. Katanya, film yang menceritakan kehidupan SD Muhammadiyah ini menjadi awal mula bangkitnya kemajuan pariwisata di Pulau Belitung.

    Bahkan setiap wisatawan datang ke Pulau Belitung, mereka tak pernah melewatkan kunjungan ke Museum Kata Andrea Hirata dan Replika Sekolah SD Muhammadiyah di Kecamatan Gantung Beltim, sedekar untuk mengetahui sejarah film itu.

    "Tak dapat dipungkiri memang benar lahirnya pariwisata di Belitung, berawal dari Film Laskar Pelangi. Film ini  menceritakan tentang kehidupan Sekolah Muhammadiyah, pada saat itu," kata pria yang akrab disapa Aan ini.

    Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Pusat Dr H Haedar Nashir mengaku bangga dengan majunya pariwisata Belitung. Dia berharap, ke depan Negeri Laskar Pelangi ini terus berkembang dari sektor pembangunan.

    "Selain pariwisata ke depan Belitung harus lebih baik. kami berharap, ada Universitas Muhammadiyah di Beltim, sebagai pelopor pendidikan di Pulau Belitung," Kata Dr Haedar Nashir dalam acara Milad ke-107 H/104 M Muhammadiyah di Beltim, Sabtu (7/1) akhir pekan lalu.

    Dalam kesempatan itu, Haedar Nashir juga sempat bercerita tentang awal mula adanya Organisasi Muhammadiyah di Indonesia, hingga masuk ke Pulau Bangka Belitung. Menurutnya, organisasi ini lahir pada 8 Dzulhijja 1330 Hijriah atau 18 November 1912. Muhammadiyah pertama kali didirikan oleh Muhammad Darwis atau lebih dikenal KH Ahmad Dahlan, di Yogyakarta, Jawa Tengah (Jateng).

    Ajaran ini awalnya hanya beredar di Pulau Jawa, setelah itu masuklah ke seluruh Nusantara, mulai dari Kalimantar, Sulawesi, Maluku hingga ke Pulau Sumatera lalu masuk ke Bangka Belitung (Babel).

    Di Babel, pertama kali masuknya Muhammadiyah di Kabupaten Beltim tepatnya, di Kecamatan Gantong. Setelah itu, berkembang ke kota-kota di Pulau Bangka seperti Pangkalpinang dan Sungailiat. "Alhamdulillah saat ini organisasi ini tetap berkembang luas hingga ke pelosok-pelosok,"pungkasnya.

    Hal senada juga diungkapkan Pelaku Pariwisata Belitung Kusumah Kosasih. Setiap kali dia membawa tamu hari pertama pasti dibawa ke SD Laskar Pelangi dan Museum Kata Andrea Hirata. Katanya, para wisatawan mengaku senang saat berada di lokasi itu.

    Wisatawan menemukan sejumlah inspirasi. Bahkan, Kusumah tak membantah, majunya wisatawan Belitung khususnya Beltim berkat organisasi Muhammadiyah. Lantaran, film Laskar Pelangi, menceritakan seorang sosok Bu Muslimah guru SD Muhammadiyah.

    "Banyak wisatawan yang penasaran dengan SD Muhammadiyah. Makanya, untuk hari pertama, kunjungan wisatawan kita rencanakan di Beltim (Gantong,red)," kata Kusumah kepada Belitong Ekspres, Minggu (8/1) kemarin.

Sejumlah wisatawan mengaku penasaran dengan Beltim. Katanya, kawasan yang dikenal dengan kopi terenak di Indonesia ini identik dengan Sekolah Muhammadiyah. "Makanya kami datang ingin melihat secara langsung replika SD Laskar Pelangi," kata Suprayitno wisatawan asal Palembang.

    Setelah melihat replika SD Muhammadiyah, ia lalu berkunjung ke Museum Kata Andrea Hirata. Di sisi dia ingin mengetahui sejarah film yang sempat booming pada tahun 2009, melalui lagu yang dibawakan penyanyi pop Indonesia Nidji tersebut.(kin)





Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Kapolda Babel Kunjungi Polsek Manggar
Kapolda Babel Kunjungi Polsek Manggar
Rabu, 18 Oktober 2017 08:36 WIB
BELTIM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri mendatangi Mapolsek Manggar kabupaten Belitung Timur dalam rangka
Aksi Damai Masyarakat Tertahan Polsek, Masyarakat Tetap Kecam TI Rajuk di DAS Lenggang
Aksi Damai Masyarakat Tertahan Polsek, Masyarakat Tetap Kecam TI Rajuk di DAS Lenggang
Selasa, 17 Oktober 2017 12:54 WIB
GANTUNG - Rencana aksi damai masyarakat Gantung di Kantor Bupati Belitung Timur (Beltim), Senin (16/10), batal. Sekitar seratusan masyarakat yang
Mabes Polri Sikat TI Rajuk DAS Pilang
Mabes Polri Sikat TI Rajuk DAS Pilang
Selasa, 17 Oktober 2017 00:42 WIB
TANJUNGPANDAN - Beberapa barang bukti berupa alat Tambang Inkonvensional jenis Rajuk (TI Rajuk) dan pekerja DD dan HD, diamankan Mabes
Ilegal, TI Rajuk Seharusnya Sudah Pidana, Pemda Tolak Jika Disebut Lakukan Pembiaran
Ilegal, TI Rajuk Seharusnya Sudah Pidana, Pemda Tolak Jika Disebut Lakukan Pembiaran
Selasa, 17 Oktober 2017 00:37 WIB
GANTUNG - Persoalan keruhnya air di sepanjang Daerh Aliran Sungai (DAS) Lenggang sudah dibiarkan berlarut-larut. Upaya penertiban selama ini sepertinya