Berita Belitong
Sekdes Miliki Dua Status
Jum'at, 22 Maret 2013 09:47 WIB | Dibaca 1.443 kali
MANGGAR-Status Sekretaris Desa (Sekdes) mulai menemui kendala dalam implementasinya. Disatu sisi Sekdes sebagai PNS adalah bagian dari perangkat daerah. Sementara disisi lain, Sekdes menjadi bagian perangkat desa.

Kerancuan ini mengakibatkan kebingungan dikalangan Sekdes yang berstatus PNS. Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2005 pada pasal 12, 24, 25, 26 dan 27 ada beberapa hal yang mengatur status, hak dan Kewajiban Sekdes. Disebutkan dalam PP itu, Sekdes adalah perangkat desa. Tugas Sekdes membantu Kepala Desa dan bertanggungjawab ke Kades. Sekdes harus berstatus PNS dan diangkat Bupati melalui Sekda. Aturan PP juga menyebutkan status PNS pada Sekdes menyebabkan jabatan itu tidak menerima penghasilan tetap dari APBDes.

Sementara itu, dalam PP nomor 45 tahun 2007 pasal 1, 8, 10 dan 13 diatur status Sekdes yang sudah diangkat menjadi PNS adalah bagian perangkat Daerah. Bahkan bagi Desa yang belum memiliki Sekdes PNS harus segera diisi oleh PNS yang memenuhi syarat. Soal Tupoksi, hak dan kewajiban Sekdes PNS mengikuti ketentuan khusus tentang kepegawaian Negara sesuai UU Kepegawaian.

Kepala Badan Pemdes dan Pemberdayaan Masyarakat Beltim, Ikhwan Fahrozi mengatakan guna menyikapi hal tersebut, pihak Pemdes telah membuat telaah staf yang ditujukan ke Bupati Beltim. Sebab hal ini harus sesegera mungkin dibahas. "Status Sekdes itu disatu sisi sebagai Perangkat Desa dan disisi lain sebagai perangkat Daerah," ujar Ikhwan, kemarin (21/3).

Ikhwan menyebut status tersebut membuat sejumlah Sekdes bingung. Apalagi adanya kewajiban apel pagi di Kecamatan bagi seluruh pegawai perangkat Daerah termasuk Sekdes. Ikhwan berjanji akan segera menyikapi hal tersebut agar tidak membuat persoalan baru. (cr47)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
PANGKALPINANG-Dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke 12 Grand Millenium Club (GMC) yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta 198 AB Pangkalpinang menghadirkan spesial promo.
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
Keputusan mengejutkan diambil oleh Massimo Moratti dengan meninggalkan jabatan sebagai Presiden Kehormatan FC Internazionale, di mana itu merupakan posisi yang ditawarkan oleh Erick Thohir pada November kemarin, setelah pengusaha asal Indonesia itu menguasai saham mayoritas klub.
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
JAKARTA - Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) tahun depan patut berbangga. Sebab, setelah lulus dari bangku sekolah, mereka langsung diberi sertifikat keahlian oleh pemerintah. Dengan demikian, mereka bisa bersaing dengan tenaga kerja asing yang bebas masuk Indonesia.
Mitra Radar