Berita Belitong
Di Membalong, Banyak Rumah Tak Layak Huni
Sabtu, 29 Desember 2012 09:09 WIB | Dibaca 189 kali
Warga Minta Pemda Berikan Bantuan

MEMBALONG-Sedikitnya 200 rumah warga Desa Membalong, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung tak layak huni. Rumah tersebut tersebar di beberapa dusun mulai dari Dusun Ujung Gersik, Desa Membalong Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung.

Camat Membalong Lukmanul Hakim tidak menepis bahwa di wilayahnya terdapat rumah tak layak huni. "Memang masih banyak warga yang masih mendiami rumah tidak layak huni. Terutama di Dusun Ujung Geresik Desa Membalong, apa lagi di pesisir pantai dan perkampungan," kata Lukmanual, kepada Radar Bangka, kemarin (28/12).

Dikatakannya, warga yang mendiami rumah tidak layak huni tersebut rata-rata bekerja sebagai nelayan. "Rata-rata mereka berkerja sebagai nelayan, untuk membuat memenuhi kebutuhannya. Tapi sebagai juga ada yang berkebun," sebutnya.

Pihaknya juga, kata Lukmanual, telah menyampaikan hal ini kepada Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi) Kabupaten Belitung. Dimana data yang lebih akurat terdapat di masing-masing ketua RT. "Kita sebenernya sudah menyampaikan hal ini kepada Disnakertrans, dan memang pada saat ini kita masih menunggu. Untuk data yang akurat berapa jumlah nya ada di masing ketua RT," ujarnya.

Dilanjutnya, untuk mengenai hal ini nanti pihaknya akan merencanakan Musrembang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Kecamatan untuk mengajukan anggaran RLH (rumah layak huni) pada bulan Februari 2013 mendatang.

Sementara, salah satu warga Dusun Ujung Geresik, Harnia (36), yang telah belasanan tahun mendiami rumah berdindingkan kulit kayu dan atap daun ini mengatakan, sejak dari awal menikah ia bersama suami sudah mendiami rumah layak huni tersebut. "Saya bersama suami dan keluarga saya sudah belasan tahun tinggal di rumah ini. Laki saya hanya bekerja sebagai nelayan," kata Harnia. Dikatakannya, dari keinginannya yang dalam, memang ia ingin sekali memiliki rumah yang lebih baik dari rumahnya yang ia diami sekarang. "Kalau kita sangat ingin sekali punya rumah yang lebih bagus, tapi karena faktor ekonomi, kita hanya begini-begini saja hidupnya," keluhnya.

Ia mengharapkan sekali, bantuan dari Pemerintah Daerah, untuk membantu membenahi rumah mereka dan warga lainnya, supaya lebih baik lagi. Karena menurutnya penderitaan yang mereka alami sudah terlalu lama. Dimana di Pemerintah Daerah sendri memang ada bantuan untuk Rumah Layak Huni (RLH). "Saya sangat ingin sekali kalau rumah ini lebih bagus. Soalnya kita sudah lama diam disini. Saya harap pemerintah daerah bisa mambantu kami," pungkasnya. (Cr44)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
PANGKALPINANG - Ingin membuat hari pernikahan Anda berkesan istimewa? Paket pernikahan Hotel Bumi Asih Pangkalpinang dapat menjadi pilihan tepat Anda dalam merencanakan pernikahan.
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
VALENCIA - Bukan kalah atau menang yang menjadi target timnas senior Indonesia selama menjalani rangkaian tur Spanyol. Alfred Riedl selaku pelatih timnas senior hanya ingin melakukan evaluasi dalam laga uji coba di Negeri Matador tersebut.
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah - Siti Aisyah Pulungan (8) mencium ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan (54) yang dirawat di RS Pirngadi pada hari pertama ia kembali bersekolah di Medan, Sumut, Jumat (21/3). Sejak setahun terakhir Aisyah tidak ke sekolah karena merawat ayahnya yang sakit di atas becak. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Mitra Radar