Pengelolaan 3 Aset Pemda Belitung Kurang Maksimal


Pengelolaan 3 Aset Pemda Belitung Kurang Maksimal

TANJUNGPANDAN- Tiga dari tujuh aset milik Pemerintah Kabupaten Belitung yakni kolam renang Sri Pinai, Harlika dan City Club yang disewakan kepada pihak ketiga kurang maksimal pengelolaannya.  Pengelolaan aset milik Pemkab Belitung yang dinilai kurang maksimal ini mengundang pertanyaan DPRD Kabupaten Belitung. Hal ini diungkapkan pada pertemuan yang dihadiri oleh Kepala DPPKAD, Bagian hukum Setda Belitung, Bagian Umum Setda Belitung dan pihak Inspektorat Kabupaten Belitung di ruang sidang DPRD Kabupaten Belitung, Senin (17/9).
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung, Ishak Kholidi ini diungkapkan bahwa asset milik Pemda berupa kolam renang Sri Pinai akan segera diambil alih Pemkab Belitung. Karena sejak dikontrak oleh CV Sastra Utama pada tahun 2004 dengan masa kontrak selama 20 tahun belum pernah ada pemasukan yang diterima Pemda atas aset ini. “Dalam waktu dekat akan kita ambil ambil. Suratnya sudah ditandatangani oleh Bupati pada 31 Agustus 2012. Pengambil alihan ini atas dasar bahwa CV Sastra Utama tidak sanggup mengelola maka dilakukan pembatalan kontrak. Klausul ini ada tertuang dalam perjanjian kerjasamanya (PKS),” jelas Syarfani, Kepala DPPKAD Kabupaten Belitung
Hal yang sama juga terjadi pada asset Pemda berupa gedung City Club yang disewa oleh PT Hummu dimana hingga saat ini tidak ada kontribusi untuk Pemerintah Daerah.  Rencananya perjanjian kontrak antara Pemda dengan PT Hummu akan dicabut dan pengelolaan asset ini akan diserahkan kepada BUMD. “Kita sudah membicarakan ini dengan Direktur PT Hummu dan mereka siap dicabut perjanjian yang telah dilakukan. Nantinya untuk pengelolaan city club ini akan kita serahkan kepada BUMD,” ujarnya.
Sedangkan untuk aset Pemda berupa hotel dan restoran Harlika, menurut Syarfani pihak Pondok Impian sebagai pihak penyewa sebenarnya bukan tidak pernah memberikan kontribusi kepada daerah. 
Hanya saja pihak pengelola tidak pernah memberikan laporan keuangan kepada Pemerintah Daerah sehingga untuk besaran kontribusi yang sebenarnya tidak dapat dihitung. Perjanjian kerjasama antara Pemda dan Harlika berupa bagi hasil sebesar 50 : 50 setelah dipotong operasional hotel dan restoran. “Sebenarnya mereka bukan tidak pernah bayar tetapi karena perjanjian kerjasamanya bagi hasil, maka laporan keuangan mereka sangat kita butuhkan. Kalau kita ada laporan keuangan bagaimana kita mau menghitung bagi hasilnya. Sedangkan untuk beberapa bulan belakangan ini memang mereka tidak menyetorkan hasilnya, karena memang tidak ada pemasukan,” paparnya.
Menanggapi itu, Junaidi Tamim, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Belitung menganggap bahwa pengelolaan asset yang dikelola oleh DPPKAD ini kurang maksimal. Untuk itu ia mengatakan sebaiknya untuk pengelolaan asset ini diserahkan kepada BUMD sesuai dengan kesepakatan awal didirikannya BUMD bahwa lembaga ini dibentuk salah satu alasannya adalah untuk mengelola asset-aset Pemda.
Sementara Ishak Kholidi mengatakan agar semua yang terkait dengan asset Pemda agar dikelola lebih baik lagi. Khusus untuk kolam renang Sri Pinai agar segera dibenahi dan diselesaikan, konsekuensi hukum yang timbul akibat tidak adanya kontribusi yang dibayarkan pihak ketiga dimana merupakan kerugian Negara agar segera ditindak lanjuti.(san)



Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Atraksi Jogja Extreme Riders Dapat Apresiasi
Atraksi Jogja Extreme Riders Dapat Apresiasi
Senin, 21 Agustus 2017 06:23 WIB
TANJUNGPANDAN - Persembahan atraksi Motor Jogja Extreme Riders dan penampilan band nasional yang digelar Kodim 0414/Belitung Beltim diapresiasi oleh Camat
Antisipasi Kafe Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Polisi dan Pol PP Kerahkan Anggotanya
Antisipasi Kafe Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Polisi dan Pol PP Kerahkan Anggotanya
Senin, 21 Agustus 2017 06:18 WIB
TANJUNGPANDAN - Kepolisian Resort (Polres) Belitung dan Satpol PP Kabupaten Belitung mengkerahkan anggotanya untuk mendeteksi Kafe-kafe di wilayah Kecamatan Tanjungpandan.
Rebut Tiket Piala Menpora 2017, 19 Tim SSB ikuti Liga Pelajar U-12
Rebut Tiket Piala Menpora 2017, 19 Tim SSB ikuti Liga Pelajar U-12
Senin, 21 Agustus 2017 06:14 WIB
TANJUNGPANDAN - Sebanyak 19 Sekolah Sepak Sola (SSB) mengikuti Liga Pelajar U-12 Piala Menpora tahun 2017 seri Provinsi Kepulauan Bangka
Ari Wakili Babel di Ajang IFFC Nasional
Ari Wakili Babel di Ajang IFFC Nasional
Senin, 21 Agustus 2017 06:10 WIB
GANTUNG - Banyak prestasi terbaik yang sudah dan akan dipersembahkan untuk daerah di ajang nasional, terutama dari putra putri asal